AUDIENSI DENGAN UNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA (UPI) DALAM RANGKA PENYUSUNAN KURIKULUM SEKOLAH BERMUATAN GEOPARK DI KABUPATEN LEBAK

Bandung – Pemerintah Kabupaten Lebak melalui Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bapelitbangda) melakukan kunjungan ke Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Selasa (28/6). Hal tersebut dilakukan dalam rangka audiensi guna membahas rencana pengembangan kurikulum muatan lokal geopark bayah dome yang akan bekerja sama dengan Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan UPI.

Kerja sama dalam penyusunan kurikulum ini merupakan tindaklanjut atau tahap implementasi pasca dilakukan Memorandum of Understanding (MoU) antara Bupati Lebak dan Rektor UPI. “Upaya kerja sama ini sebagai bentuk perwujudan Pemerintah Kabupaten Lebak dalam melibatkan unsur pentahelix salah satunya akademisi sebagai konseptor untuk pembangunan daerah ke depan,” ungkap Kepala Bapelitbangda Kabupaten Lebak, Hj. Virgojanti. Beliau menambahkan bahwa Kabupaten Lebak telah menyusun Kajian Warisan Geologi dan Masterplan Geopark Bayah Dome yang mana kedua dokumen tersebut dapat dipelajari oleh UPI guna memperoleh gambaran kurikulum muatan lokal geopark yang akan dibuat nantinya.

Direktur Direktorat Inovasi dan Pusat Unggulan UPI, Dr. Yadi Riyadi, menuturkan bahwa terdapat road map yang mesti disiapkan dalam pengembangan kurikulum yang akan memuat materi geopark di Kabupaten Lebak, meliputi: (1) membuat kajian tentang Geopark Bayah Dome; (2) hasil kajian dikemas dalam struktur kurikulum sekolah; (3) kurikulum didesain dengan materi yang memuat geopark sehingga menjadi tingkat pembelajaran mulai dari SD hingga SMA sehingga total menjadi 24 kurikulum; (4) pasca kurikulum selesai maka perlu dibuat buku yang diperuntukan bagi peserta didik dan tenaga pendidik serta terdapat pelatihan-pelatihan untuk dapat mengimplementasikan isi materi buku; (5) tak lupa juga mempersiapkan sistem pembelajaran mulai dari medianya hingga harus ada sentuhan teknologi pembelajaran.